Bagjasari, Cikijing – Desa Bagjasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, kembali menunjukkan kekompakannya melalui sebuah gerakan gotong royong akbar bertajuk "Bersih Total Bagjasari". Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jum'at pagi sampai selesai kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat dan berfokus pada pembersihan menyeluruh fasilitas publik, mulai dari infrastruktur jalan, saluran air, hingga tempat ibadah dan makam.
Kepala Desa Bagjasari, Bapak Usup Supratman, S.E, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan agenda rutin yang wajib ditingkatkan setiap minggunya.
"Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Dengan membersihkan seluruh fasilitas umum secara serentak, kita tidak hanya membuat lingkungan indah, tetapi juga mencegah bencana seperti banjir dan menjaga kesehatan masyarakat," ujar beliau. (26-09-2025)
Gotong royong kali ini dibagi menjadi beberapa sektor kerja yang melibatkan ratusan warga, mencerminkan komitmen desa terhadap aspek kebersihan dan fungsi fasilitas publik:
1. Infrastruktur dan Pencegahan Bencana
Fokus utama ada pada pembersihan bahu jalan dan saluran irigasi/parit di sepanjang desa. Warga bergotong royong mengeruk sedimen lumpur dan sampah plastik yang menyumbat saluran air. Bahu jalan yang dipenuhi rumput liar juga dibersihkan total. Langkah ini krusial untuk memastikan air mengalir lancar, meminimalkan risiko banjir, dan memperpanjang usia jalan desa.
2. Keasrian Tempat Ibadah dan Peristirahatan
Aspek spiritual dan sosial juga tak luput dari perhatian. Sebagian kelompok warga difokuskan pada pembersihan masjid dan musala-musala di sekitar desa. Mereka membersihkan karpet, mengepel lantai, dan merapikan halaman masjid.
Selain itu, area makam umum desa juga dibersihkan dari semak belukar dan sampah. Pembersihan makam ini menjadi bentuk penghormatan dan pengingat akan pentingnya menjaga kebersihan di setiap tempat, termasuk tempat peristirahatan leluhur.
Gerakan Bersih Total Desa Bagjasari adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi pilar utama kehidupan bermasyarakat. Partisipasi aktif dari Karang Taruna, PKK, perangkat desa, tokoh agama, hingga lansia menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.
Melalui upaya ini, Desa Bagjasari bertekad untuk terus menjadi desa yang bersih, sehat, dan makmur, mewariskan lingkungan yang asri dan budaya gotong royong yang kuat kepada generasi mendatang.
ditulis oleh: Zhilalul Quddus