11 Februari 2026 Hari Jadi Majalengka ke-186:
Gema Insani: Menebar Bakti di Hari Jadi Majalengka
Hari Jadi Majalengka kali ini menjadi saksi bisu atas kepedulian yang nyata melalui kegiatan santunan bertajuk "Gema Insani".
Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Majalengka, sekaligus bentuk kehadiran pemerintah desa dan tokoh masyarakat di tengah-tengah warga yang membutuhkan. Sebanyak 77 orang penerima manfaat hadir dengan raut wajah haru, menerima santunan sebagai bentuk tali kasih dan dukungan semangat.
Acara ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran penting yang menyatukan visi kemanusiaan:
* Bapak Abul Kodir Nurochman (Ketua BPD), yang dalam sambutannya menekankan pentingnya gotong-royong dan sinergi antara lembaga desa dan masyarakat.
* Bapak Jafar Sodik (Kesra), yang hadir mewakili Bapak Kuwu untuk memastikan amanah dan kepedulian pemerintah desa tersampaikan dengan baik.
* Bapak Farhan Jajili (Kasi Pelayanan), yang mengawal jalannya pelayanan publik agar tetap menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
* Ibu Lina, sebagai perwakilan dari unsur pendidik (Guru), yang memberikan sentuhan moral dan edukasi akan pentingnya empati bagi generasi mendatang.
Santunan yang diberikan kepada 77 warga kurang mampu ini bukan hanya soal bantuan materi, melainkan simbol bahwa di usia yang ke-186 ini, Majalengka terus tumbuh menjadi daerah yang religius, harmonis, dan penuh kasih sayang terhadap sesama.
Gema Insani hari ini membuktikan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastrukturnya, tetapi dari seberapa besar kepedulian yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan perlindungan.
11 Februari 2026 Hari Jadi Majalengka ke-186:
Gema Insani: Menebar Bakti di Hari Jadi Majalengka
Hari Jadi Majalengka kali ini menjadi saksi bisu atas kepedulian yang nyata melalui kegiatan santunan bertajuk "Gema Insani".
Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Majalengka, sekaligus bentuk kehadiran pemerintah desa dan tokoh masyarakat di tengah-tengah warga yang membutuhkan. Sebanyak 77 orang penerima manfaat hadir dengan raut wajah haru, menerima santunan sebagai bentuk tali kasih dan dukungan semangat.
Acara ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran penting yang menyatukan visi kemanusiaan:
* Bapak Abul Kodir Nurochman (Ketua BPD), yang dalam sambutannya menekankan pentingnya gotong-royong dan sinergi antara lembaga desa dan masyarakat.
* Bapak Jafar Sodik (Kesra), yang hadir mewakili Bapak Kuwu untuk memastikan amanah dan kepedulian pemerintah desa tersampaikan dengan baik.
* Bapak Farhan Jajili (Kasi Pelayanan), yang mengawal jalannya pelayanan publik agar tetap menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
* Ibu Lina, sebagai perwakilan dari unsur pendidik (Guru), yang memberikan sentuhan moral dan edukasi akan pentingnya empati bagi generasi mendatang.
Santunan yang diberikan kepada 77 warga kurang mampu ini bukan hanya soal bantuan materi, melainkan simbol bahwa di usia yang ke-186 ini, Majalengka terus tumbuh menjadi daerah yang religius, harmonis, dan penuh kasih sayang terhadap sesama.
Gema Insani hari ini membuktikan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastrukturnya, tetapi dari seberapa besar kepedulian yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan perlindungan.
Ditulis Oleh: Zhilalul Quddus